Skip links

FEB UnHar Medan Salurkan Bantuan ke Posko Banjir Sumatera Utara

Medan – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera pada 25 November 2025 meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung berhari-hari menyebabkan debit sungai meningkat secara signifikan dan melampaui daya tampung, sehingga merendam permukiman warga serta memaksa ribuan orang bertahan dalam kondisi darurat.. Di tengah upaya pemulihan pascabencana, kepedulian dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir, salah satunya datang dari kalangan perguruan tinggi.

Dekan FEB UnHar Dra. Listiorini dan Tim menyalurkan bantuan ke Posko Banjir Sumut

Sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Harapan Medan menyalurkan bantuan melalui Posko Bantuan Bencana Banjir Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Rabu (4/12/2025). Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari kegiatan bakti sosial civitas akademika FEB Universitas Harapan Medan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Banjir yang melanda berbagai daerah di Sumatera tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga berdampak pada aspek sosial dan psikologis masyarakat. Sejumlah keluarga kehilangan berbagai kebutuhan dasar, mulai dari perabot rumah tangga, sarana penunjang mata pencaharian, hingga perlengkapan sekolah anak-anak. Aktivitas ekonomi warga terhenti, sementara anak-anak dan kelompok rentan harus beradaptasi dengan kondisi yang serba terbatas.

Dalam situasi tersebut, kehadiran bantuan dari berbagai pihak menjadi harapan baru bagi para korban. FEB Universitas Harapan Medan berupaya hadir sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan keprihatinan atas musibah tersebut. Bantuan yang disalurkan melalui posko resmi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak serta mendukung proses pemulihan pascabencana.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Harapan Medan menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud tanggung jawab moral perguruan tinggi terhadap lingkungan sosial. “Bencana banjir ini bukan hanya musibah bagi masyarakat yang terdampak langsung, tetapi juga menjadi panggilan bagi kita semua untuk saling peduli. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menyampaikan simpati dan dukungan kepada para korban. Lebih lanjut, Dekan FEB Unhar menuturkan bahwa keterlibatan dosen dan civitas akademika dalam kegiatan sosial juga memiliki nilai edukatif bagi mahasiswa. Mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan empati terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. “Kami ingin menanamkan kepada mahasiswa bahwa ilmu pengetahuan harus memberi manfaat bagi sesama. Kepedulian sosial, empati, dan solidaritas adalah nilai-nilai penting yang harus tumbuh seiring dengan penguasaan ilmu,” katanya.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Bantuan Bencana Banjir Perwakilan Provinsi Sumatera Utara sebagai jalur resmi yang didirikan pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran. Posko tersebut menjadi pusat pengumpulan dan pendistribusian bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat.

Perwakilan Posko Bantuan Bencana Banjir Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi partisipasi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh FEB Universitas Harapan Medan. Menurutnya, dukungan dari perguruan tinggi sangat berarti dalam membantu penanganan bencana. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Harapan Medan. Bantuan ini akan kami salurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sinergi seperti ini sangat penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana,” ujar perwakilan posko. Bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera membutuhkan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan institusi pendidikan dinilai mampu memperkuat upaya kemanusiaan sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya solidaritas sosial.

Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian FEB Universitas Harapan Medan yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Pengabdian kepada masyarakat telah menjadi bagian dari program berkelanjutan fakultas, baik melalui kegiatan sosial, edukasi, maupun pemberdayaan masyarakat. Dalam konteks kebencanaan, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra masyarakat dan pemerintah.

FEB Universitas Harapan Medan juga berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan pengabdian dosen yang berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan literasi ekonomi, serta pemulihan sosial pascabencana. Komitmen ini sejalan dengan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, di mana pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian integral dari peran dosen selain pendidikan dan penelitian. Melalui kegiatan pengabdian yang terencana dan berkelanjutan, dosen di lingkungan FEB Universitas Harapan Medan diharapkan mampu mengaplikasikan keilmuan yang dimiliki untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, sehingga memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi refleksi bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus terus dijaga dan diperkuat, terutama di tengah meningkatnya risiko bencana akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Perguruan tinggi, sebagai pusat pengembangan ilmu dan karakter, diharapkan mampu menjadi motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan ke Posko Bencana Banjir Provinsi Sumatera Utara, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Harapan Medan menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas sosial yang hadir dalam situasi krisis. Kepedulian dan empati yang ditunjukkan diharapkan dapat menjadi penguat bagi masyarakat terdampak untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana.

Di tengah duka dan keterbatasan yang dialami para korban banjir, kehadiran berbagai pihak yang peduli menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial masih tumbuh dan hidup. FEB Universitas Harapan Medan berharap, bantuan yang disalurkan dapat menjadi bagian kecil dari upaya besar bersama dalam membantu masyarakat Sumatera Utara melewati masa sulit akibat bencana.